Bagaimana orang muda bisa menjadi agen perdamaian di tengah keberagaman dan tantangan sosial hari ini?
Yayasan Keadilan dan Perdamaian Indonesia (YKPI) percaya, jawabannya ada pada ruang belajar yang aman dan inklusif — tempat di mana perbedaan dirayakan, bukan dihindari.
Melalui Program Magang Orang Muda 2025, YKPI menggandeng UIN SUKA, UKDW, dan UNU Yogyakarta untuk memperkuat 51 anak muda dari berbagai latar belakang, termasuk komunitas disabilitas dan komunitas minoritas gender. Mereka belajar, berkarya, dan berjejaring lintas komunitas demi mewujudkan masyarakat yang adil dan damai.
Pada 24 Oktober 2025, YKPI menggelar pertemuan refleksi di Ndalem Hanoman, Yogyakarta. Perwakilan alumni yang ada di Yogyakarta berbagi kisah perubahan: menjadi lebih percaya diri, aktif memfasilitasi dialog lintas iman, hingga terlibat dalam gerakan sosial di kampus dan komunitas.
“Buat saya, berbeda itu tidak masalah. Justru dari sana kita belajar tentang kemanusiaan,” ungkap salah satu peserta.
Temukan cerita lengkap para Champion Damai dan rekomendasi mereka untuk program ke depan di tautan Di Sini.


