Derita Penghayat Kepercayaan, Transgender, & Minoritas Agama

Kelompok minoritas berbasis agama, kepercayaan, dan identitas gender sering menjalani hidup dalam situasi nirkemanusiaan. Diskriminasi, stigma, dan kekerasan kerap menimpa mereka dalam berbagai situasi, seperti mimpi buruk yang terulang. Pasalnya, negara tidak menjalankan tanggung jawab sebagaimana mestinya.

Tengoklah situasi kelompok dengan identitas gender nonbiner yang hidup dalam kondisi ketakutan, terdiskriminasi, diabaikan, tersingkir, dan tercerabut dari nilai kemanusiaan. Berbasis pada riset, sejumlah lembaga yang fokus pada isu keberagaman, lesbian, gay, biseksual, dan transgender menjadi kelompok yang paling dibenci di Indonesia. Kebenaran riset itu semakin kuat dengan temuan dalam liputan jurnalis yang mengikuti program fellowship Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Yogyakarta bertajuk Memotret Praktek Baik dan Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) terhadap Kelompok Minoritas. Sebanyak 14 jurnalis yang menyelesaikan liputan itu berasal dari Yogyakarta dan Jawa Tengah, bekerja di media massa arus utama maupun pers kampus.

Buku yang berisi antologi liputan pelanggaran HAM terhadap minoritas berbasis agama, kepercayaan, dan identitas gender ini merupakan ikhtiar AJI Yogyakarta menyuguhkan sumber pengetahuan yang dikemas dalam karya jurnalistik. Produksi pengetahuan yang jauh dari sempurna ini melengkapi buku-buku sebelumnya yang berbicara tentang pelanggaran HAM terhadap kelompok minoritas.

Untuk mengakses buku ini, silakan tekan link di sini

Publikasi Lainnya

Bulan K3 Nasional 2026: Refleksi dan Tantangan Menuju Perlindungan Kerja yang Inklusif bagi Perempuan

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menetapkan tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif” untuk Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 12 Januari...

Merajut Keadilan, Inklusi, dan Ketahanan Desa

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyimpan kekayaan budaya, keberagaman agama, dan kearifan lokal yang kuat. Di tengah kemajemukan tersebut, tantangan terkait kebebasan beragama dan...

Menanam Pohon, Menanam Napas Bersama: Refleksi Hari Gerakan Satu Juta Pohon

Setiap tanggal 10 Januari, kita memperingati Hari Gerakan Satu Juta Pohon. Peringatan yang dicetuskan sejak tahun 1993 ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat abadi...

Membongkar Stigma, Menggugat Standar: Resensi “Menjadi Perempuan Lajang Bukan Masalah”

Judul Buku       : Menjadi Perempuan Lajang Bukan MasalahPengarang       : Wanda Roxanne Ratu PricilliaPenyunting      : Agata DSPenerbit           : Odise PublishingTebal               : vi + 130 halamanISBN               : 9786239633288“Jika kita bisa merasa...